Athifa Aulia

Si Cantik. Nomor dua. Atau kami lebih senang memanggilnya A2. Sebutan A ini berlaku juga untuk SI Uni dan Si Bontot. Jadi Aisha dipanggil A1 dan Alfath dipanggil A3. Ini karena nama mereka di awali huruf A. Aisha Aulia, Athifa Aulia dan Alfath Aulia. Sebutan A menjadi lebih simpel dan mudah dilafalkan.

Athifa lebih senang dipanggil Ifa. Selain itu, karena sudah punya adik, Ifa juga senang ketika dipanggil Kak Ifa. Tapi sayangnya Alfath tidak mau memanggil dengan sebutan Kak Ifa. Dia lebih sering memanggil dengan Ifa saja. Alfath memang jahil.

Dulu ketika Ifa lahir, abi masih menjalani sekolah. Masih menjalani pendidikan di Jakarta. Ifa lahir tanggal 21 Januari dan sekarang usianya sudah 5 tahun. Ketika masih bayi Ifa pernah kejang, lalu dibawa berobat sampai ke Jakarta. Alhamdulillah tidak ada masalah setelah itu. Malah sekarang Ifa badannya sehat dan aktif. Ifa senang sekali makan, sehingga badannya besar dan kuat. Ifa tidak takut makanan pedas. Mau cabe merah atau cabe hijau, semua disikat Ifa. Ifa bisa menghabiskan nasi satu piring dan 3 potong ayam kalo sedang lapar. Kami semua dirumah senang ketika melihat Ifa makan. Pernah suatu kali, Ifa sangat mengantuk ketika makan. Namun Ifa tetap menghabiskan makanannya meskipun sudah hampir ketiduran. Ifa tidak suka mubazir makanan.

Saat ini Ifa bersekolah di Adzkia. Sudah selesai TK A dan tahun ajaran depan sudah mulai di TK B. Ifa senang bersekolah di Adzkia karena teman-temannya banyak. Sekolah ifa sama dengan sekolah Uni dulu. Ifa punya beberapa teman baik di sekolah. Ada Hanna, ada Kristal, ada Loui. Kadang ifa membawa hadiah dari teman-teman di sekolah. Sesekali Ifa juga membawakan mereka hadiah. Selain itu Ifa juga senang berbagi bekal makanan yang dibawa ke sekolah. Nenek selalu melebihkan bekal sekolah Ifa, karena nenek tahu ifa senang berbagi dengan teman-teman.

Ifa senang sekali bermain bersama Alfath. Karena kebetulan dirumah juga ada adik sepupu yang bernama Yusuf, mereka selalu bermain bertiga. Banyak sekali permainan mereka dirumah. Rumah pasti berantakan jika mereka bertiga sedang bermain. Bermain susun balok, membuat kereta api, bermain peran, menggambar. Kadang-kadang ifa juga diajari Abi mengetik dan bermain permainan di komputer.

Bangun pagi masih menjadi masalah buat Ifa. Ifa sering berjanji akan ikut bangun ketika subuh. Namun ternyata sampai terbit matahari masih belum bangun. Namun, ketika bulan puasa dulu, Ifa selalu ikut sahur. Sekarang sesekali Ifa sudah bangun lebih awal. Jadi bisa berangkat tepat waktu ke sekolah.

Nanti kita sambung lagi yaa..


Leave a comment