Anak ketiga. Laki satu-satunya. Akhirnya Abi ada teman. Namanya Alfath Aulia. Lahir 16 Oktober 2019. Persalinan normal di RS Bunda Padang. Alfath ini bisa dibilang sudah anak Spesialis. Karena kami berdua -saya dan istri- keduanya sudah menyelesaikan pendidikan. Berbeda dengan Aisha yang anak pertama, kami berdua masih berstatus residen/PPDS. Untuk Athifa sedikit berbeda. Saya masih menjalani pendidikan di Jakarta, istri sudah selesai. Jadi Athifa separoh-separoh. Entah ada hubungan atau tidak. Karakter mereka berbeda ketiganya. Aisha lebih tangguh dan cukup ekstrovert, Athifa lebih organize, dan si bungsu bontot ini lebih manja. Ditambah pula ketika bayi, baru masuk masa pandemi. Jadilah Alfath disebut anak COVID. Sulit untuk membuatnya bersosialisasi secara normal. Karena ketika periode COVID, kita sangat me-restriksi interaksinya dengan orang lain. Baru belakangan Alfath lebih cair ketika berinteraksi dengan orang lain.
Alfath punya posisi unik. Dia cucu laki-laki satu-satunya dari garis keturunan keluarga saya. Untuk sementara ya. Bisa jadi beberapa tahun ke depan di akan punya sepupu laki-laki. Kalo adik alfath sih sepertinya tidak akan ada ya. Sudah cukup. Haha. Posisi ini membuatnya punya privilege sendiri dimata kakek neneknya. Wajar sih ya, cucu laki-laki dari anak pertama. Bagi saya itu hal yang biasa. Dan lazim saja.
Alfath masih dalam proses menjalani toilet training. Sudah hampir final saya rasa. Namun dalam beberapa kesempatan, Alfath masih bisa ngompol diluar kamar mandi. Dia sudah tahu akan pipis, namun masih sering ditahan-tahan. Dengan segala tingkah. Keras kepala sekali. Namun belakangan, sudah mulai patuh. Saya juga terpaksa sedikit keras. Alfath ini jika tidak tegas, dia akan totalitas mempertahankan keinginannya. Pokoknya apa yang dia mau, harus terlaksana. Pernah satu waktu dia ingin mainan, menangis sejadi-jadinya di Mall. Lalu saya bawa paksa ke luar dan suruh berdiri di luar mall, sampai tangisnya reda. Saya berdirikan dan dia masih menangis. Saya diamkan terus. Sampai akhirnya dia diam sendiri dan kembali masuk kedalam.
Saya belum tahu alfath ini mau diarahkan kemana. Juli depan dia sudah mulai masuk sekolah TK. Mungkin disana dia akan punya banyak teman baru. Semoga saja.