Sebuah quote singkat yang baru kemarin terdengar dari sebuah potongan podcast lucu-lucuan hari ini semakin jadi kepikiran. Kok bener juga ya. Kalimatnya begini : ‘Saat udah masuk usia 40-an, kompetisi kita bukan dengan orang lain atau sekitar kita, tapi dengan diri kita sendiri.’ Kemudian diikuti oleh beberapa pernyataan yang menguatkan kalimat ini dan beberapa candaan yang seakan ini sebenarnya cuma statement dadakan buat ngiis obrolan. Namun, kok nyangkut ya.
Berkompetisi dengan orang lain dan lingkungan sekitar tidak akan ada habisnya. Semu jika berpikir akan ada momen kemenangan abadi saat berkompetisi dengan orang lain. Siklus kompetisinya akan terus berputar dan bergulir. Jika masih dewasa muda, mungkin saja masih akan relevan. Namun jika ada faktor usia disana yang menjadi ukuran, kompetisi yang paling realistis adalah dengan diri sendiri.
Biasanya jika ada pemikiran baru yang muncul dalam kepala, saya akan mncoba mencari referensi bacaan yang mendukung. Buku, artikel dan lain sebagainya. Namun kali ini belum. Saya coba tumpahkan dahulu di Blog ini.Takut lupa.
Dalam konteks usia saat ini yang sebentar lagi akan kepala empat, beban akan semakin banyak. Penting untuk membuat prioritas apa yang perlu ditopang oleh badan dan kepala. Berkompetisi dengan orang lain, sepertinya tidak perlu menjadi salah satu beban tersebut. Cukup dengan diri sendiri
Berkompetisi dengan diri sendiri saya rasa berkaitan dengan seberapa berkembang kita dari waktu ke waktu. Kompetisi dengan saya yang sebelumnya. Pencapaian hari ini sudah seberapa jauh dibandingkan dengan kemarin. Isi kepala saya siang ini apa sudah lebih penuh dibandingkan dengan tadi pagi. Penghasilan saya bulan. ini apakah lebih banyak dibandingkan bulan lalu. Infaq sedekah saya jumat ini apakah sudah lebih ikhlas dibanding jumat pekan lalu. Saya pikir konsep kompetisi dengan diri sendiri itu yang seperti ini.
Konsep yang bagus. Meskipun terlihat egosentris. Namun, di usia 40-an, memang harus mulai lebih banyak memikirkan diri sendiri. Hidup tidak lama, harus memanfaatkan waktu dengan optimal.