Berita Pagi diseluruh stasiun TV dipenuhi oleh berbagai kabar yang berbau pesimis, negatif dan destruktif. Bukan hanya pagi saya rasa. Pagi atau sore atau siang atau dini hari sebelum-sebelumnya juga begitu.
Cerita demonstrasi, bunuh diri, kubur diri, tersambar petir, sidang kasus pajak, bentrokan pasca pilkada dan yang terbaru heboh redenominasi (Si Andrie Djarot tipiwan aja nyebutnya susah). Tidak satupun yang berbau optimis, prestatif, positif dan konstruktif. Satu-dua berita enak mungkin ada yang terselip di ujung acara tentang secuil prestasi anak bangsa. Itu juga udah ditimpa credit title dan jingle acaranya. Selebihnya ya itu tadi, berita eneg. Yang menghibur paling iklan baru AX*S yang ada anak gigitin daun itu. Selebihnya ya berita-berita yang tidak bermutu tadi.
Orang media tentunya paham betul kenapa seperti itu porsi berita yang tampil ke publik. Tapi menurut saya ini semata-mata kepentingan bisnis dan orang yang berada dibalik bisnis itu. Jika bicara kepentingan bisnis jelas bicara uang, duit dan fulus . Jika bicara orang dibalik bisnis itu, tergantung orangnya. Orangnya busuk, pasti bisnisnya juga ketularan busuk. Apa yang ditampilkan pastinya nggak akan jauh dari upaya untuk menonjolkan kepentingan busuknya. Coba kalau orangnya orang baik -dan saya yakin masih banyak orang baik di negeri ini-, pasti juga yang muncul lebih banyak yang baik.
Media punya posisi betul-betul amat sangat strategis sekali banget!! Hampir seluruh kita paham itu. Simak ini :”Orang yang menguasai media dan informasi akan menguasai dunia”. Itu fakta yang tidak terbantahkan. Jadi kalau orang baik yang pegang media dan informasi,pasti negeri ini akan ……..( isi sendiri).
Jadi,kapan ya orang baik bisa mengendalikan negeri ini ?
Pagi,
sambil menunggu koneksi internet stabil lagi.
12 Agustus 2010